MOBIL RUSAK TOTAL, BERAPA YANG DIGANTI OLEH ASURANSI?


Mobil Rusak Total, Berapa yang diganti oleh Asuransi?

Ada 2 jenis tipe perlindungan yang disediakan oleh asuransi, yaitu Total Loss dan Comprehensive. Perbedaannya adalah Total Loss akan mengganti mobil yang mengalami kerusakan total seperti dicuri/ kehilangan, dan kerusakan total. Sedangkan perlindungan comprehensive adalah penggantian atas kerusakan total dan juga kerusakan kecil seperti baret, penyok dan semacamnya. Namun sebenarnya kerusakan yang seperti apa yang bisa dikatakan sebagai Total Loss? Asuransi akan memutuskan kerugian sebagai Total Loss jika sebuah mobil mengalami kerusakan lebih dari 75% dari harga mobil tersebut. Maka, jika mobil mengalami kerusakan parah, akan diberikan ganti biasanya berupa uang atau unit baru, tergantung kebijakan dari masing-masing perusahaan asuransi.

Jadi, misalnya sebuah mobil harganya adalah 100 juta rupiah, lalu mengalami kerusakan dan diestimasi oleh bengkel sebesar 80 juta. Maka ini sudah bisa dikategorikan sebagai total loss karena kerusakan nya sudah mencapai 80% dan tidak akan diperbaiki lagi tetapi akan diganti berupa uang. Karena kerusakan sudah lebih dari 75%, maka ini tergolong kerusakan parah dan disebut juga CTL (Constructive Total Loss).

Mengapa mobil yang sudah masuk kategori Total Loss dan Constructive Total Loss tidak diperbaiki atau diberikan ganti berupa uang? Karena kerusakan sebanyak 75% atau lebih merupakan kerusakan yang sudah besar dan parah, maka jika diperbaiki nantinya biayanya akan lebih mahal daripada harga mobil tersebut, dan juga dikhawatirkan nasabah akan merasakan gangguan dikemudian hari jika mobil tersebut diperbaiki. Jadi, demi kebaikan dan kenyamanan bersama jalan tengah nya adalah diberikan penggantian uang sejumlah nilai pasaran mobil tersebut

 

 

Reference:

oto.detik.com

Picture Courtesy:

autobild.co.id