KERACUNAN AC MOBIL? MUNGKINKAH?


Keracunan AC Mobil? Mungkinkah?

Udara panas menjadi alasan utama kita menyalakan AC dalam mobil. Dan karena memang fungsi utama dari AC mobil tersebut adalah mendinginkan ruangan dalam mobil. Tahukah bahwa sebenarnya AC mobil juga membahayakan? Mungkin banyak dari kita belum mengetahui bahaya yang bisa ditimbulkan oleh AC mobil. Padahal sudah banyak kasus kematian terjadi karena keracunan dalam mobl. Nah untuk mencegah hal-hal yang tidak memungkinkan, yuk simak artikel berikut!

 

Penyebab utama keracunan dalam mobil kebanyakan dari keluarnya gas karbon monoksida (CO) pada sistem pembuangan yang tidak dirawat dengan baik atau bocor. Karena hanya sedikit sekali keracunan di dalam mobil yang diakibatkan oleh zat-zat yang berasal dari perabotan mobil. Mobil yang diam, saat seseorang menghidupkan AC dalam waktu yang lama dan jendela tertutup dengan rapat sehingga membuat sirkulasi udara tidak berjalan. Bahayanya, karbondioksida akan terakumulasi di dalam mobil. Karbon monoksida yang terpapar lama dan terhirup oleh manusia bisa berakibat fatal bahkan kematian.

 

Karbon monoksida menghambat pasokan oksigen untuk tubuh. Cara kerja karbon monoksida menghalangi hemoglobin darah mengikat oksigen dan mengalirkan ke seluruh tubuh hingga paru-paru dan otak. Jantung dan otak merupakan organ tubuh yang membutuhkan oksigen dalam jumlah cukup sehingga jika tidak ada oksigen maka bisa berakibat fatal pada dua organ tersebut yang bisa menyebabkan kematian. Tidak hanya itu, karbon monoksida dalam jumlah sedikit juga dapat mengganggu fungsi saraf, lemas, mual, pusing, dan juga sesak napas.

 

Berikut beberapa tips agar terhindar dari keracunan gas karbon monoksida dalam mobil, seperti dikutip dari Mamashealth, Jumat (11/9/2009) adalah:

  1. Rutin memeriksakan sistem pembuangan kendaraan setiap tahunnya, kebocoran kecil saja pada sistem pembuangannya bisa memicu gas beracun karbon monoksida masuk ke dalam mobil.

  2. Jangan pernah menyalakan mobil di dalam garasi tertutup, karbon monoksida bisa cepat memenuhi ruangan tersebut. Sebaiknya membuka jendela dan pintu ketika mobil berhenti sehingga sirkulasi udara berjalan dengan baik dan udara luar bisa menetralisisr karbon monoksida.

  3. Jika ingin beristirahat dalam mobil, jangan menutup semua kaca dan pintu dengan penyejuk udara yang masih menyala. Banyak kasus kematian dalam mobil akibat tertidur dan keracunan gas karbon monoksida.

Nah, itu di bahaya yang bisa disebabkan oleh karbon monoksida. Untuk itu sebaiknya kita harus memerhatikan keadaan kendaraan kita. Selamat beraktivitas! :)

 

 

REFERENSI

health.detik.com

kompasiana.com