INI TIPS BERKENDARA DAN PENANGANANNYA SAAT HUJAN ABU VULKANIK


Ini Tips Berkendara dan Penanganannya saat Hujan Abu Vulkanik

Seperti yang kita ketahui, Gunung Agung sudah mengalami letusan 2 kali. Sehingga statusnya saat ini menjadi awas. Meski erupsinya belum ekstrem, kita perlu berjaga-jaga jika nanti abu vulkanik turun. Oleh karena itu, kita tetap harus berhati-hati untuk berkendara saat hujan abu vulkanik. Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan saat berkendara dalam hujan abu vulkanik? Simak artikel berikut!

Beberapa tips yang bisa Anda lakukan saat ada hujan abu vulkanik, adalah:

  1. Nyalakan lampu kendaraan Anda!

    Jika hujan abu vulkanik terjadi maka pandangan akan berkurang, sebaiknya Anda tetap menyalakan lampu kendaraan Anda agar dapat membantu penglihatan dalam berkendara.

  2. Berkendara dnegan kecepatan rendah

    Pacu kendaraan secara pelan atau dibawah kecepatan normal. Dari yang biasanya 80 km/jam menjadi 40 km/jam.

  3. Tidak menggunakan lampu hazard

    Selanjutnya jangan menggunakan lampu Hazard, lebih baik menggunakan lampu sein ketika berbelok. Karena jika lampu hazard dinyalakan terlihat seperti ingin berbelok oleh pengemudi dari samping.

  4. Cek kondisi tekanan angin ban

Perlu diketahui juga, abu vulkanik yang dihasilkan dari erupsi gunung tidak hanya berdampak kepada manusia tetapi juga bisa berdampak pada kendaraan bermotor. Kandungan-knadungan yang terdapat pada abu vulkanik dapat merusak cat kendaraan dan komponen logam lainnya. Oleh karena itu, diperlukan penanganan khusus yang dilakukan ketika kendaraan yang dipakai untuk menerjang abu vulkanik.

  1. Bersihkan dengan air

    Semprot seluruh kendaraan Anda dengan air. Sebaiknya air ynga disemprotkan dengan tekanan sedang, karena semprotan dengan tekanan tinggi juga bisa menggores cat.

  2. Cuci dengan sabun khusus kendaraan

    Gunakan sabun khusus mobil/motor agar dapat menyeimbangkan tingkat keasaman yang didapat dari unsur kimia abu vulkanik.

  3. Proses pengeringan

    Segera keringkan kendaraan Anda menggunakan kanebo atau bahan yang memiliki daya serap yang tinggi agar kendaraan dapat cepat kering.

Nah, itulah beberapa tips berkendara dan penangannya yang bisa dilakukan ketika Anda sedang berada di lingkungan dekat gunung erupsi yang mengeluarkan abu vulkanik seperti yang terjadi di Gunung Agung Bali.

 

 

Referensi

 beritasatu.com

 iwanbanaran.com