GUIDING BLOCK, SI GARIS KUNING PENUNJUK JALAN


Guiding Block, Si Garis Kuning Penunjuk Jalan

Pernahkah kalian perhatikan garis kuning seperti titik dan garis-garis yang menonjol di jalanan? Apakah kalian tahu fungsinya untuk apa? Ternyata bukan sekedar hanya hiasan tapi garis kuning tersebut adalah guiding block yang digunakan sebagai petunjuk untuk para penyandang tunanetra.

Guiding block juga sering disebut dengan “Jalur Ramah Disabilitas”. Jalur tersebut bertujuan untuk membantu para penyandang tunanetra agar tidak salah jalan. Tak hanya itu, dengan adanya jalur tersebut diharapkan para tunanetra dapat ikut menyusuri jalan diperkotaan dengan tenang.

Terdapat dua pola dalam jalur kuning khusus untuk penyandang tunanetra ini. Pola yang pertama adalah pola dengan garis-garis lurus menonjol, yang berarti “jalan”. Pola yang lain adalah pola titik-titik menonjol yang menunjukan untuk “berhenti”.

Dengan begitu, tentunya akan sangat membantu penyandang tunanetra agar dapat berjalan dengan aman. Sehingga para penyandang tunanetra tidak akan menabrak bangku, tembok atau benda lainnya. Selain itu, alasan dibalik warnanya yang kuning adalah untuk membedakannya dengan jalan biasa sehingga dipilih warna yang cerah.

Namun sayangnya, pemasangan jalur ini terkadang tidak sesuai. Seperti jalur yang mengarah ke pohon atau malah ke lubang saluran air. Tak hanya itu, pemasangannya juga tidak sesuai dengan pola yang ada.

Saat ini, sudah banyak jalanan di Jakarta yang dipasangi dengan guiding block ini. Diharapkan dengan adanya guiding block, dapat membantu teman-teman kita para penyandang tunanetra untuk tetap dapat menikmati jalan raya dengan aman dan nyaman.

 

Reference

kaltim.tribunnews.com

bobo.grid.id

 

Picture Courtesy

biem.co