HAL-HAL YANG JARANG DIKETAHUI KETIKA BAYAR OWN RISK ATAU DEDUCTIBLE


Hal-hal yang Jarang Diketahui Ketika Bayar Own Risk atau Deductible

Bagi Anda pemilik mobil yang sudah berasuransi, pasti sering mendengar istilah Own Risk, disebut juga sebagai “deductible” atau “resiko sendiri”. Biasanya pada saat awal masuk asuransi, pertanyaan ini sangat sering ditanyakan oleh tertanggung “biaya OR nya berapa?”. Pertanyaan ini memang penting diketahui oleh tertanggung, karena nantinya pada saat tertanggung akan mengajukan klaim, pastinya tertanggung harus membayarkan sejumlah uang sebagai biaya Own Risk/ deductible tersebut. Standar nya, sesuai Surat Edaran OJK No 6 2017 mengatur bahwa biaya OR pada saat ini adalah Rp300.000 per kejadian. Maka, seharusnya di seluruh perusahaan asuransi di Indonesia, biaya OR ini akan sama.

Namun, pada saat klaim banyak sekali tertanggung yang terkaget-kaget ketika diminta biaya OR yang lebih dari Rp300.000. Apa perusahaan asuransi ini nipu? Sebenarnya, sesuai dengan prinsip dasar asuransi bahwa tertanggung yang memindahkan resiko nya kepada perusahaan asuransi dengan membayarkan premi tertentu, lalu perusahaan asuransi akan mengembalikan keadaan finansial tertanggung seperti semula sebelum kerugian terjadi. Nah, kalau begitu kenapa biaya OR bisa lebih dari RP300.000? Maka dari itu, ada beberapa poin ketentuan yang harus diperhatikan

1. Biaya Per Kejadian

Hal ini sangat penting untuk dipahami bahwa biaya OR Rp300.000 adalah hitungan per 1 kejadian. Maka, jika pada saat Anda klaim dan mengalami beberapa kerusakan terpisah yang dikarenakan kejadian kecelakaan yang berebeda, sudah pasti Anda akan dikenakan biaya OR lebih dari 1x. Jika Anda mengalami baret atau penyok di sisi kiri dan kanan, Anda harus menjelaskan bagaimana kejadiannya? Jika baret atau penyok tersebut disebabkan oleh kejadian yang berbeda dan terpisah, maka Anda akan dikenakan biaya OR sebesar Rp600.000.

Sebagai contoh kejadian, Anda menabrak kendaraan di depan Anda, lalu mobil belakang tidak sempat rem dan menabrak bagian belakang mobil Anda. Otomatis mobil Anda mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang. Maka akan dikenakan 2x OR. Contoh lainnya, Anda sedang menyetir ke dalam gang yang lumayan sempit, lalu karena kurang berhati-hati Anda menabrak sisi kiri dan kanan tembok. Maka OR yang dibayarkan hanya 1x.

2. Penyebab Kejadian

Perlu diketahui, polis standar asuransi mobil sebenarnya hanya melindungi kerugian akibat kecelakaan dan pencurian. Selain dari penyebab tersebut tidak diganti. Namun, penyebab kerusakan dan resiko tidak hanya disebabkan kecelakaan. Bisa juga dikarenakan musibah yang disebabkan bencana alam seperti hujan, banjir, tsunami, angin topan, hujan es, tsunami. Selain itu kerusakan bisa juga disebabkan karena huru-hara dan perbuatan jahat orang lain. Oleh karena itu, disediakan produk berupa perluasan untuk melindungi mobil Anda dari penyebab-penyebab yang disebutkan tadi. Jika kerusakan yang disebabkan karena kecelakaan seperti benturan, maka Anda hanya cukup membayarkan biaya OR Standar, yaitu Rp300.000 per kejadian. Namun, jika kerusakan disebabkan akibat banjir, RSCC (huru-hara), dan gempa akan dikenakan biaya OR sebesar 10% dari nilai klaim yang disetujui, atau minimum Rp500.000 Jadi, misalnya nilai klaim Anda sebesar 20 juta rupiah, maka OR yang harus Anda bayarkan adalah 2 juta rupiah.

3. Jenis Kendaraan

Biaya OR sebesar Rp300.000 adalah untuk mobil pribadi yang umum, seperti mini bus, SUV dan sedan. Namun, untuk mobil penggunaan pribadi yang bertipe pick up, bus, dan truck biaya OR nya adalah Rp500.000

RaksaOnline.com menawarkan kemudahan dalam berasuransi mobil. Anda dapat menghitung besaran premi Anda pada fitur simulasi premi kami. Dapatkan beragam penawaran menarik dengan fasilitas dan layanan yang profesional. Info lebih lanjut, hubungi via telepon 021 3859007-8 ext 2701 atau Whatsapp 0857 76 600 600.

RaksaOnline.com Anytime Anywhere With Our Smile.