ASURANSI RAKSA RAIH PERINGKAT I DI “8TH INFOBANK DIGITAL BRAND AWARDS 2019”


Asuransi Raksa Raih Peringkat I di “8th Infobank Digital Brand Awards 2019”

Berdasarkan survei Infobank dan Isentia Research pada Rating 8th Infobank Digital Brand, Asuransi Raksa Pratikara berhasil meraih Peringkat I Kategori Asuransi Umum Konvensional Premi Bruto Rp 500 Miliar s.d Di Bawah Rp 750 Miliar Corporate Brand Asuransi Raksa Pratikara (Asuransi Raksa) dalam rangka Penganugrahan "8th Infobank Digital Brand Awards 2019".

Acara penganugrahan Asuransi Raksa diadakan pada 9 Mei 2019 di The Pallas, SCBD, Jakarta. Ada 33 kategori pengukuran yang terdiri dari 13 kategori corporate brand dan 20 kategori produk brand. Hasil pengukuran, ada 205 institusi (dari total 703 institusi yang diukur) dan 80 produk (dari total 623 produk yang diukur) yang berhasil meraih indeks tertinggi (ranking 1-3). Ke-205 institusi tersebut terdiri dari Perbankan, Asuransi, Reasuransi, Multifinance, Perusahaan Sekuritas, dan BUMN.

Dari hasil monitoring dan analisis media sosial, praktisi di institusi yang diukur dapat mengetahui keunggulan dan kelemahan masing-masing brand di industrinya. Ada 7.276 subchannel media sosial berbeda yang digunakan untuk pengambilan data crawling. Michael Kauw, selaku Country General Manager Indonesia Isentia mengatakan bahwa, analisis media sosial tersebut termasuk Twitter, Facebook, Forum, dan Channel berita online. Hal tersebut dinilai penting bagi perusahaan dalam proses transformasi agar dapat bertahan dan berkembang di era digital.

Media sosial efektif bila dimanfaatkan sebagai platform untuk mengetahui ekspektasi customer serta penguatan brand perusahaan dan produk dalam rangka untuk meningkatkan business activity. Michael Kauw berpendapat bahwa Perusahaan dapat mengetahui tuntutan masyarakat yang paling kini sehingga dapat melakukan perbaikan, inovasi-inovasi baru, dan pengambilan keputusan untuk memperbesar market share atau agar bisa survive di era digital.

Eko B. Supriyanto, selaku Direktur Biro Riset Infobank mengatakan bahwa, Digital brand tidak hanya meningkatkan citra positif perusahaan, tapi juga dapat meningkatkan penetrasi pasar yang terus berubah. Untuk itu, membuat jejak digital dengan tone positif harus sering dilakukan oleh perusahaan bila ingin memiliki indeks digital brand yang tinggi.