MOBIL KENA SEMPROT CAIRAN DISINFEKTAN, AMANKAH?


Mobil Kena Semprot Cairan Disinfektan, Amankah?

Masih tingginya angka penyebaran Covid-19 saat ini membuat banyak pihak terus melakukan berbagai cara untuk mencegah penyebarannya. Ditambah lagi berdasarkan hasil temuan para ahli, diketahui bahwa Covid-19 dapat bertahan di udara luar dan menempel di benda-benda yang ada di sekitar manusia dalam beberapa waktu. Benda-benda tersebut mulai dari tas hingga kendaraan. Ini menjadi perhatian lebih karena manusia akan selalu bersentuhan dengan benda-benda ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membunuh virus tersebut, jika menempel pada benda-benda, yaitu dengan cara disemprotkan dengan cairan disinfektan. Yang menjadi pertanyaannya, yaitu jika benda-benda tersebut – terutama mobil – terkena cairan disinfektan, amankah untuk keawetan mobil terkait?

 

Seperti diketahui bahwa cairan disinfektan terdiri dari campuran beberapa komponen kimia, seperti alkohol dan klorin. Rata-rata dalam kesatuan disinfektan terdapat kandungan alkohol antara 50-70%. Oleh karena bahan dasarnya yang terbuat dari campuran bahan kimia ini, maka akan berdampak terhadap mobilmu, terlebih jika mobilmu terkena semprot dalam intensitas yang cukup sering dan dalam kuantitas yang cukup banyak. Ancaman yang dapat mengintai mobilmu, yaitu mulai dari tumbuhnya jamur pada permukaan bodi mobil atau bagian lain yang terkena semprot cairan disinfektan, hingga ancaman terhadap cat mobil dalam jangka panjang. Singkatnya, cairan disinfektan yang terkena mobil dapat menjadi ancaman bagi kondisi dan penampilan mobilmu.

 

Di satu sisi ingin melindungi diri dan benda-benda di sekitar dari ancaman virus, justru malah menimbulkan kerugian lain setelahnya. Tentunya kamu tidak ingin hal tersebut terjadi pada mobilmu. Jika mobilmu terkena semprotan cairan disinfektan, sebenarnya ada cara yang dapat dilakukan agar cairan tersebut tidak membawa dampak lain terhadap mobilmu. Segeralah bilas mobil yang baru saja terkena cairan disinfektan dengan air bersih yang mengalir. Jangan diamkan mobil sampai cairan disinfektan mengering, karena hal tersebut justru akan meninggalkan bercak pada mobilmu. Terlebih lagi jika paparan atau semprotan cairan disinfektan dilakukan secara terus menerus, tentu akan membawa dampak yang lebih parah terhadap mobil.

 

Hal yang serupa juga akan terjadi pada bagian interior mobil, jika kamu melakukan penyemprotan cairan disinfektan. Interior mobil yang rata-rata terdapat unsur kulit, baik itu kulit sintetis maupun kulit asli, juga akan terdampak. Kerutan pada bagian kulit yang tekena semprotan cairan ini menjadi salah satu contohnya. Kemudian pada bagian dashboard, ancaman berjamur dan menimbulkan bercak yang akan menjadi ancamannya. Langkah yang sama dapat kamu lakukan untuk mencegah ancaman-ancaman tersebut terjadi pada bagian interior mobilmu. Lap bagian-bagian tersebut dengan kain yang telah dibasahi dengan air bersih dapat menjadi salah satu caranya.

 

Selain itu, ikuti aturan tentang pembersihan bagian interior mobil dengan bahan pembersih yang telah dianjurkan, dapat menjadi cara terbaik. Hal ini dilakukan agar penampilan interior mobilmu tetap terjaga, namun tetap aman dari kuman dan virus lainnya. Jika kamu sulit menemukan bahan pembersih tersebut, kamu dapat menggunakan sabun bayi yang pada dasarnya terbuat dari bahan yang relatif aman.

 

Melindungi mobilmu dari ancaman virus dan kuman merupakan hal yang sebaiknya dilakukan di tengah penyebaran pandemi Covid-19 ini, yaitu dengan cara menjaga kebersihannya. Selain itu, kamu juga bisa menambah perlindungan mobilmu, terlebih jika kamu masih harus tetap berkendara saat ini. Lindungi mobilmu dengan asuransi mobil terbaik, yang menawarkan berbagai fitur untuk menjaga keamanan dan kenyamananmu saat berkendara. Asuransi mobil RaksaOnline hadir untuk menjawab kebutuhanmu. Selain dilengkapi dengan fitur terbaik, kemudahan dalam berasuransi juga menjadi nilai lebih dari RaksaOnline. Segera lindungi mobilmu dengan asuransi mobil yang tepat. Beli asuransi mobil? Ya, di raksaonline.com aja.