TIPS MEMILIH OLI MESIN YANG TEPAT UNTUK MOBILMU


Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat untuk Mobilmu

Oli mobil menjadi salah satu komponen penting dalam sebuah mobil. Tanpanya, akan ada banyak masalah yang menimpa mobilmu. Mulai dari permasalahan mesin mobil yang tidak terlumasi, mesin mobil berkarat, perfroma mobil terganggu, dan pada akhirnya usia guna pakai mobil yang menjadi taruhannya. Oleh karena itu, oli mesin menjadi sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap pemilik kendaraan. Jika oli mesin mempunyai peranan yang penting pada sebuah kendaraan, lantas bagaimana cara menentukan oli mesin yang tepat untuk mobilmu?

Pemilihan oli mesin tidak bisa sembarang. Terdapat beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan saat menentukan oli terbaik untuk mobilmu. Berikut telah kami rangkum beberapa cara yang dapat kamu perhatikan dalam memilih oli mobil.

 

1.     Kenali mesin mobilmu

Cara sederhana untuk mengenali seperti apa mesin mobilmu, dapat diketahui melalui buku petunjuk atau panduan yang kamu dapatkan saat pembelian mobil. Buku panduan tersebut bukan hanya memberikan penjelasan tentang mesin mobilmu, tapi juga memberikan rekomendasi oli mesin yang cocok untuk dipilih. Rekomendasi oli mesin yang terdapat pada buku panduan telah sesuai standar API (American Petroleum Institute). 

Terdapat kode-kode yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil, misalnya SA, SB, SC, dan seterusnya, atau CA, CB, CC, dan seterusnya. Untuk kode S menunjukan jenis bahan bakar yang digunakan oleh mobil tersebut, yaitu bensin. Sedangkan, untuk kode C menunjukan jenis bahan bakar diesel.  Adapun penggunaan huruf setelah S dan C, yaitu menunjukan grade atau tingkatan oli tersebut. Semakin jauh alfabetnya, maka kualitas oli semakin bagus. Dengan begitu, maka SC lebih bagus dari SA, dan begitu seterusnya. Gampangnya, semakin baru mobilnya, maka akan semakin jau alfabetnya.

 

2.     Tingkat kekentalan oli

Salah satu cara untuk mengetahui tingkat kekentalan oli yang pas untuk mobilmu, yaitu dengan cara memperhatikan kode yang terdapat pada setiap kemasan oli, contohnya 10W-30. Angka 10 menunjukan tingkat kekentalan oli pada suhu dingin, sedangkan huruf ‘W’ menunjukan atau menandakan musim dingin ‘winter’. Semakin kecil angkanya, maka semakin cair oli tersebut. Adapun angka 30 menujukan kekentalan oli pada suhu 100 derajat celcius. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mengetahui seperti apa suhu di lokasimu agar kamu dapat memilih tingkat kekentalan oli yang tepat. Jangan sampai spesifikasi oli yang ditujukan untuk wilayah bersuhu dingin, namun justru digunakan di wilayah bersuhu tinggi. Jika sudah seperti itu, maka peranan oli pada mobilmu akan menjadi tidak maksimal.

 

3.     Cek bahan pembuatan oli

Cara yang ketiga ini sama pentingnya dengan dua cara di atas, yaitu bahan pembuatan oli mobil. Berdasarkan bahan pembuatannya, oli terbagi menjadi dua jenis, yaitu oli sintetis dan oli mineral. Untuk mengetahui jenis oli apa yang tepat untuk mobilmu, salah satu indikatornya, yaitu usia pembuatan mobil. Jika mobilmu merupakan mobil keluaran baru, menggunakan oli sintetis dapat menjadi pilihanmu, meskipun kamu juga dapat menggunakan oli mineral. Jika mobilmu merupakan mobil keluaran lama, opsi yang dapat kamu pilih, yaitu oli mineral. Hal yang menyebabkan mobil keluaran lama lebih cocok menggunakan oli mineral, yaitu karena tingkat kekentalannya. Oli sintetis memiliki tingkat kekentalan yang lebih rendah, atau dengan kata lain oli sintetis lebih cair. 

Sepintas dari nama jenisnya, oli sintetis merupakan oli berbahan minyak bumi yang sudah diolah lagi dengan unsur-unsur kimia, sedangkan oli mineral merupakan oli yang berbahan dasar minyak bumi. Oli sintetis merupakan pengembangan dari oli mineral. Pengembangan tersebut meliputi bagian molekul pintar, dan sistem pembersih hingga pendingin mesin mobil.

 

Selain ketiga hal di atas, ada juga yang menanyakan tentang gonta-ganti merk oli, apakah baik untuk mesin mobil? Jika kamu merupakan pemilik mobil yang seperti itu, menggonta-ganti merk oli tidak masalah, namun yang perlu dicatat, yaitu oli yang kamu ganti memiliki tingkat kekentalan yang sama. Selain itu, sebelum mengganti, pastikan oli lama telah terkuras habis sehingga tidak tercampur dengan oli sebelumnya. Memastikan oli mesin yang tepat dapat menjadi salah satu cara memberikan perlindungan terhadap mesin mobilmu agar tetap prima. Akan tetapi, perlindungan terhadap mesin saja tidak cukup. Kamu sebaiknya juga memberikan perlindungan terhadap keseluruhan mobilmu, yaitu dengan mengasuransikannya. Pilihlah asuransi mobil terbaik untuk kendaraanmu. Jika itu yang kamu cari, maka RaksaOnline merupakan jawabannya. Beli asuransi mobil? Ya, di raksaonline.com aja.