PERHATIKAN INI AGAR PENGAJUAN KLAIM ASURANSIMU TIDAK DITOLAK


Perhatikan Ini agar Pengajuan Klaim Asuransimu Tidak Ditolak

Hal yang kamu dan setiap orang harapkan saat mengasuransikan properti atau barang kesayanganmu, yaitu kemudahan dalam klaim (saat kamu mengalami kejadian yang menimbulkan kerugian atas barang yang diasuransikan). Akan tetapi, saat pengajuan klaim, kadang nasabah merasa dipersulit dan bahkan sampai klaim yang mereka ajukan ditolak oleh pihak asuransi. Selanjutnya, yang menjadi pertanyaan, yaitu “bagaimana itu bisa terjadi, dan apa yang menjadi alasannya?” Berbekal pertanyaan tersebut, kami coba memberikan tips tentang bagaimana klaim yang kamu ajukan diterima.

 

1.    Pahami polis asuransimu

Polis menjadi bukti fisik yang berisi lembaran-lembaran yang menjelaskan tentang ikhtisar pertanggungan, perhitungan premi, klausula, dan pasal-pasal yang mengikat antara nasabah dan pihak asuransi. Sederhananya, segala hal yang berkaitan dengan hak dan kewajiban kedua belah pihak selama periode asuransi tertuang dengan lengkap polis. Begitu pula tentang ketentuan-ketentuan dalam klaim, yang sayangnya kadang nasabah kurang memperhatikan ketentuan-ketentuannya. Dengan membaca dan memperhatikan polis asuransimu, maka kamu akan paham tentang risiko dan kerugian apa saja yang dijamin dan dapat diklaim. Memperhatikan polis dengan seksama akan menjauhkan kamu dari kesalahpahaman antarkedua pihak. Contohnya, nasabah akan mengajukan klaim banjir, akan tetapi nasabah tidak memiliki perluasan banjir, maka pengajuan klaim tersebut akan ditolak.

 

2.    Pastikan laporan yang kamu ajukan sesuai fakta

Sebelum klaim yang kamu ajukan ditindak lebih lanjut (mobil diperbaiki di bengkel), kamu akan diminta untuk membuat laporan kejadian yang dialami sedetail mungkin. Kemudian setelah itu laporan yang telah kamu buat akan dijadikan sebagai acuan oleh surveyor untuk dikonfirmasi dengan fakta-fakta yang ada. Kemungkinan proses klaim yang kau ajukan ditolak, yaitu karena adanya ketidaksesuaian antara laporan dengan fakta yang terdapat di lapangan. Oleh karena itu, pentingnya untuk membuat laporan klaim yang benar, detail, namun tidak mengada-ada, agar klaim yang kamu ajukan diterima.

 

3.    Pentingnya dokumen utama dan pendukung klaim

Jika kamu merupakan nasabah Raksa, dokumen yang dibutuhkan saat mengajukan klaim asuransi, yaitu SIM pengendara saat kejadian dan STNK aktif. Akan tetapi, jika kamu mengalami kehilangan atau pencurian mobil, maka kamu harus melengkapi dokumen klaim kamu dengan surat kehilangan dari kepolisian. Jadi, saat mengajukan klaim, pastikan dokumen-dokumen yang dibutuhkan siap dan lengkap ya.

 

4.    Perhatikan waktu pengajuan klaim

Hal ini juga dapat menjadi salah satu penyebab klaim kamu ditolak. Pihak asuransi biasanya memberikan batas waktu pelaporan atau pengajuan klaim asuransi setelah terjadi kecelakaan. Raksa contohnya, nasabah yang akan melakukan pelaporan klaim diberi batas waktu 5 hari setelah kejadian. Jika kamu mengajukan klaim setelah batas 5 lima hari kejadian, kamu masih tetap dapat mengajukan klaim, namun kamu harus melengkapi dokumen klaim kamu dengan surat telat lapor. Oleh karena itu, jika kamu mengalami kecelakaan yang mengakibatkan adanya kerusakan pada mobilmu, segera mungkin melaporkannya ke pihak asuransi untuk ditindaklanjuti.

 

Ya, empat tips di atas dapat kamu jadikan acuan saat akan mengajukan klaim asuransi mobil. Jika kamu ingin merasakan proses berasuransi yang mudah dan cepat, kamu dapat mengasuransikan mobil kesayanganmu di RaksaOnline. Berasuransi di RaksaOnline akan membuatmu jauh dari kata berbelit. Selain itu, asuransi mobil RaksaOnline juga dilengkapi dengan berbagai fitur dan perluasan yang dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu. Sekarang bukan saatnya lagi untuk ribet dalam berasuransi. Cari asuransi mobil terbaik? Ya, di RaksaOnline.com aja.