JANGAN ASAL MENGUBAH FUNGSI MOBIL PRIBADI MENJADI TAKSI ONLINE DALAM BERASURANSI


Jangan Asal Mengubah  Fungsi Mobil Pribadi  Menjadi Taksi Online  dalam Berasuransi

Geliat penggunaan taksi online sebagai transportasi umum terus mengalami perkembangan. Banyak masyarakat yang sangat bergantung dengan taksi online ini, terlebih saat ini menggunakan transportasi umum masih menjadi pertimbangan karena harus berdekatan antarpenumpang. Peluang yang cukup menjanjikan ini pun dilirik oleh pemilik kendaraan pribadi untuk beralih profesi menjadi driver taksi online, atau sekadar untuk menambah penghasilan tambahan.

 

Pun tidak sedikit pula mereka yang rela menyicil mobil baru untuk digunakan sebagai taksi online ini. Hal ini yang menjadi permasalahan, karena kebanyakan mobil yang dibeli dengan cara dicicil langsung dipaketkan dengan asuransi mobil. Peruntukan awal membeli mobil tersebut, yaitu untuk penggunaan pribadi. Lantas apa yang akan terjadi dengan asuransi mobil tersebut jika ada pengalihan fungsi mobil?

 

Dalam Polis Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PAKBI) dijelaskan dalam Bab III, Pasal 4 yang menerangkan tentang definisi. Di pasal tersebut terdapat dua definisi berbeda tentang penggunaan mobil, yaitu untuk penggunaan pribadi dan penggunaan komersil. Mobil yang digunakan untuk kepentingan pribadi berbeda definisi dan fungsinya dengan mobil yang digunakan untuk komersil, karena mobil pribadi tidak untuk disewakan dan menerima balas jasa. Dengan kata lain, penggunaan mobil pribadi tidak mencari dan mendapatkan keuntungan dari mobil tersebut.

 

Akan tetapi dalam perjalanannya kadang kerap ditemui bahwa mobil pribadi berganti peran menjadi mobil komersil. Terlebih saat ini, secara eksterior akan sulit membedakan antara mobil yang digunakan untuk pribadi dan yang untuk keperluan komersil. Mobil yang digunakan untuk komersil lebih besar potensinya mengalami kerugian atau kerusakan selama penggunaannya. Selain itu, dengan adanya perubahan fungsi tersebut, maka secara tidak langsung adanya pelanggaran perjanjian yang sudah tercantum dalam polis.

 

Jika sudah seperti itu, maka hal tersebut dianggap sebagai sebuah kecurangan atau bentuk ketidakjujuran dari pemilik mobil, sehingga akan berdampak pada proses berasuransi. Penanggung (perusahaan asuransi) akan menolak klaim yang mungkin nanti diajukan oleh tertanggung (pemilik mobil) atas kerugian yang dialaminya. RaksaOnline tidak dapat menerima dan memproses klaim yang diajukan jika ditemukan adanya indikasi kecurangan atau berusaha untuk mencari keuntungan.

 

Apabila pemilik mobil tetap memaksakan untuk menutupi pengalihan fungsi tersebut, maka itu akan berpengaruh pada moral hazard tertanggung tentang keterbukaan dan kejujurannya. Oleh karena itu, pentingnya kesesuaian penggunaan mobil dengan yang tercantum dalam polis, selama periode polis tersebut masih berlaku.