HARUSKAH RAPID TEST ANTIGEN SAAT ROADTRIP DI LIBUR AKHIR TAHUN?


Haruskah  Rapid Test Antigen  Saat Roadtrip  di Libur Akhir Tahun?

Sudah punya rencana untuk melakukan roadtrip dalam menyambut libur Natal 2020 dan tahun baru 2021? Ya, pasti sudah banyak yang melakukan persiapan untuk hal itu. Rencana roadtrip ini sangat diharapkan oleh banyak orang karena sejak awal tahun 2020, tepatnya sejak Covid-19 mewabah, rencana untuk berlibur atau berpergian jauh sangat sulit untuk direalisasikan. Banyak pertimbangan yang harus dilakukan, mulai dari persiapan yang melebihi bepergian saat situasi normal, tujuan bepergian yang dipikirkan dan dipertimbangkan berkali-kali, hingga kesiapan tubuh dalam menempuh roadtrip.

 

Rencana roadtrip yang seharusnya terwujud pada momen pergantian tahun ini harus kembali disesuaikan karena diperketatnya aturan dari pihak berwenang. Salah satunya yang sedang banyak diperbincangkan, yaitu adanya Surat Edaran (SE) Kemenhub yang merujuk pada SE No. 3 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan selama libur Natal dan Tahun Baru 2021 dalam masa pandemi Covid-19. SE yang telah ditetapkan pada tanggal 19 Desember 2020 ini berlaku mulai tanggal 22 Desember 2020 hingga 08 Januari 2021.

 

SE yang diterbitkan oleh Kemenhub ini ada empat, dan berfokus pada 4 jenis transportasi yang digunakan saat berpergian jauh, di antaranya angkutan darat, angkutan udara, angkutan laut, dan perkeretaapian. Bagi kamu yang akan menggunakan kendaraan pribadi untuk melakukan roadtrip, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, terutama untuk menjawab pertanyaan pada judul tulisan ini.

 

Bagi kamu yang akan melakukan roadtrip dapat memperhatikan SE Dirjen Perhubungan Darat No. 20 Tahun 2020. Ada beberapa hal yang tercantum dalam SE ini, di antaranya:

1. Kamu harus selalu menerapkan protokol 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, dan Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer).

2. Kamu harus patuh pada setiap syarat dan ketentuan yang berlaku saat  perjalanan, dan bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing.

3. Jika kamu akan menuju Bali dengan transportasi darat, kamu harus menunjukkan hasil negatif rapid test antigen paling lama 3x24 jam sebelum berangkat dan mengisi e-HAC Indonesia.

4. Jika kamu roadtrip ke, di, dan dari pulau Jawa, dihimbau menggunakan rapid test antigen maksimal 3x24 jam sebelum perjalanan, dan mengisi e-HAC Indonesia.

5. Di luar Jawa dan Bali, kamu masih bisa menggunakan rapid test antibodi yang menunjukkan hasil non reaktif yang berlaku 14 hari saat keberangkatan.

6. Anak di bawah 12 tahun tidak wajib untuk RT-PCR

7. Jika kamu melakukan perjalanan satu wilayah perkotaan Jabodetabek, kamu tidak wajib menunjukkan hasil rapid test antigen.

8. Kamu juga dapat dicek secara acak oleh petugas yang berkepentingan di lapangan.

9. Jika kamu sudah mempunyai hasil non reaktif atas rapid test, tapi menunjukkan gejala, maka perjalananmu tidak bisa dilanjutkan. Kamu diharuskan untuk melakukan tes RT-PCR dan melakukan isolasi mandiri.


Jika kamu melakukan pelanggaran protokol atau petunjuk perjalanan di atas, kamu dapat dikenai sanksi pidana, administratif, dan sanksi lainnya sesuai aturan yang berlaku. Sebagai pengemudi dan penumpang yang baik kamu harus mengikuti aturan di atas demi kenyamanan dan keselamatan bersama, serta yang terpenting, yaitu memutus rantai penyebaran Covid-19.

 

Jadi, sudah paham dan terjawab kan pertanyaan di atas? Jadilah pengguna jalan yang bijak dan taat aturan ya. Selain itu, demi kenyamanan lebih dalam berkendara, kamu bisa menambahkan perlindungan untuk mobilmu, yaitu dengan asuransi mobil yang bagus. Perjalanan jauh atau roadtrip akan berjalan sesuai dengan rencana.