PENTINGNYA PERSIAPAN BERKENDARA DI MUSIM HUJAN


Pentingnya Persiapan Berkendara di Musim Hujan

Awal tahun 2021 ini dimulai dengan sesuatu yang tak biasa. Selain masih tingginya kasus penyebaran Covid-19, ada hal lainnya yang tidak biasanya terjadi, dan membuat awal tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Hal ini didasari oleh curah hujan yang masih tak menentu, yang justru masih sering terjadi panas terik. Jadi, yang bisa dilakukan sebagai pengingat awal, yaitu cek prakiraan cuaca untuk mengetahui apakah hari ini akan hujan atau apakah besok akan hujan. Jika mengingat peristiwa yang terjadi pada awal tahun 2020, terjadi bencana banjir di Jakarta yang salah satu penyebab banjir, yaitu curah hujan yang tinggi. Meskipun tahun ini berbeda, tapi perlu adanya upaya pencegahan terhadap berbagai risiko kerugian yang bisa terjadi, dapat berkurang.

 

Tidak bisa dipungkiri bahwa banjir mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit, oleh karena itu perlu adanya perlindungan yang disiapkan untuk barang atau aset berharga. Rumah, kendaraan, dan surat-surat penting menjadi beberapa aset yang rentan terdampak banjir. Misalnya untuk kendaraan, pemilik dapat melengkapi perlindungannya dengan asuransi kendaraan yang bagus. Dalam salah satu layanan yang terdapat dan ditawarkan oleh perusahaan asuransi, yaitu perluasan banjir, terdapat banyak fitur yang disediakan.

 

Dengan menambahkan perluasan banjir, pemilik mobil tidak hanya mendapatkan perlindungan risiko yang diakibatkan oleh banjir. Berdasarkan klausula asuransi kendaraan bermotor, yang dijamin dalam perluasan banjir bukan hanya risiko yang diakibatkan oleh banjir, melainkan terdapat beberapa risiko yang ditanggung, di antaranya kerusakan dan/atau kerugian yang diakibatkan oleh angin topan, badai hujan es, genangan air, dan tanah longsor. Dengan menambahkan satu perluasan banjir ini, risiko kerugian yang dijamin akan bertambah.

 

Untuk menambahkan perluasan ini, pemilik mobil dapat melakukannya saat proses pembelian polis asuransi mobil. Akan tetapi perlu ada hal yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil sebelum memilih untuk menambahkan perluasan jaminan ini. Hal ini berkaitan dengan persetujuan, yang menyatakan bahwa pengajuan perluasan banjir ini membutuhkan persetujuan dari pihak asuransi. Selain melengkapi mobil dengan perlindungan asuransi mobil yang bagus, pemilik mobil juga harus memperhatikan kondisi mobil, sehingga siap untuk menghadapi musim hujan. Beberapa hal di bawah ini dapat diperhatikan oleh setiap pemilik dan pengendara mobil.

 

1. Lakukan pengecekan dasar, seperti periksa kondisi aki, ban, rem, dan lampu mobil 

Aki atau baterai mobil menjadi hal penting, karena ini merupakan sumber kelistrikan mobil. Jika aki bermasalah, hal ini akan mengganggu proses berkendara. Bisa jadi, mobil tidak menyala ketika dihidupkan. Gangguan ini akan semakin menjengkelkan ketika terjadi saat berkendara di waktu hujan.

 

Begitu pula dengan ban, sebagai bagian mobil yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan, ban menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. Ban yang sudah botak dan tipis akan berpotensi mengakibatkan kecelakaan, seperti tergelincir. Jika kondisi ban sudah seperti di atas, sebaiknya diganti dengan ban baru. Selain itu, tekanan angin pada ban juga sebaiknya diperhatikan. Atur tekanan ban mobil sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh produsen mobil. Berkendara dengan kondisi tekanan angin ban yang kurang akan menjadikan proses berkendara menjadi tidak nyaman. 

 

Menjadi salah satu pendukung keamanan dalam berkendara, kondisi rem mobil tidak bisa disepelekan, terutama saat musim hujan. Jalan yang licin, dan sering berpasir ketika genangan air di jalan mulai surut, akan membuat pengendara harus lebih waspada. Maka dari itu, peranan rem sangat penting di sini. Pastikan kondisi rem selalu dalam kondisi yang prima, seperti mempunyai daya cengkram yang baik. Bukan kah akan menjadi sangat berbahaya jika melaju di jalan yang licin saat hujan dengan kondisi rem yang blong?

  

Jarak pandang yang terbatas ketika hujan, menjadi tantangan bagi setiap pengendara. Tantangan berkendara ini akan semakin berat ketika harus berhadapan dengan hujan lebat dan/atau saat malam hari. Dari sini dapat diketahui betapa pentingnya peranan lampu kendaraan. Pastikan lampu kendaraan mempunyai daya sorot yang prima. Jika nyala lampu mobil kurang terang, ada beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya, seperti di antaranya daya aki yang menurun, ada masalah dengan soket lampu (karatan atau meleleh), hingga mika lampu mobil yang sudah menguning. Jika sudah seperti ini, perlu adanya perhatian yang intensif dari pemilik mobil untuk memperbaiki atau mengganti lampu mobil dengan kondisi tersebut. 


2. Perhatikan wiper dan bagian karet-karet mobil

Wiper menjadi salah satu perangkat pada mobil yang harus mendapat perhatian saat memasuki musim hujan. Perlu diingat oleh setiap pemilik mobil bahwa wiper penting karena sangat berpengaruh pada keamanan berkendara. Wiper menjadi salah satu faktor penentu visibilitas berkendara saat hujan. Jangan pernah abai dengan sekaan wiper yang sudah mulai berkurang. Artinya, air yang tersapu dari permukaan kaca mobil tidak kering sempurna. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kondisi karet wiper yang sudah mulai mengeras atau tidak lentur lagi. Jika sudah seperti ini, sebaiknya karet wiper segera diganti.

 

Selain wiper, bagian mobil yang perlu diperhatikan, yaitu karet-karet yang ada di sekitar pintu mobil. Bagian ini perlu diperhatikan karena jika kondisi karet tersebut sudah tidak memungkinkan, potensi air hujan masuk ke dalam mobil melalui celah-celah pintu akan semakin besar. Masuknya air hujan ini akan membuat proses berkendara menjadi tidak nyaman. Efek dominonya, yaitu fokus berkendara akan berkurang, dan hal tersebut akan membahayakan pengendara, penumpang, dan juga pengguna jalan lainnya. Awalnya memang terkesan sederhana, namun jika efek yang ditimbulkan bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan, maka hal tersebut tidak bisa dianggap enteng.

 

3. Perhatikan kaca mobil

Bagian ini masih berkaitan dengan faktor visibilitas, seperti pada pembahasan tentang wiper di atas. Kaca mobil, menjadi pembatas sekaligus penghubung antara kondisi atau keadaan di luar dengan bagian dalam mobil. Kaca mobil sangat berhubungan langsung dengan wiper saat kondisi hujan. Setiap pengendara mobil selalu berharap agar air yang menempel di permukaan kaca mobil segera kering, sehingga tidak menghalangi proses berkendara Oleh karena itu bantuan wiper sangat diperlukan. Akan tetapi, untuk lebih mempersingkat proses hilangnya air dari atas permukaan kaca mobil, dapat menggunakan cairan water repellent atau rain repellent. Secara sederhana, cairan ini berfungsi agar air tidak menempel pada permukaan kaca mobil. Analoginya, seperti menjatuhkan air di atas permukaan daun talas, maka yang terlihat yaitu, air langsung menjauh dari permukaan tanpa meninggalkan bekas sedikit pun. Dengan bantuan cairan ini, maka kaca mobil akan semakin cepat kering, dan visibilitas akan semakin terjaga.

 

Berdasarkan penjelasan di atas, nampaknya persiapan untuk berkendara saat hujan sangat perlu dilakukan oleh setiap pengendara. Tujuannya hanya satu, yaitu menjaga keamanan dan kenyamanan selama berkendara. Dua hal yang menjadi satu kesatuan dan harus diciptakan oleh setiap pengendara.