PANDUAN PENGAJUAN KLAIM ASURANSI MOBIL YANG BENAR DAN TIDAK MEMPEROLEH PENOLAKAN


Panduan Pengajuan Klaim Asuransi Mobil yang Benar dan Tidak  Memperoleh Penolakan

Penggunaan produk asuransi kendaraan merupakan solusi dalam mengantisipasi risiko kerusakan yang dapat menimpa mobil kapan saja dan di mana saja. Pemanfaatan asuransi dapat meminimalkan biaya yang perlu kamu keluarkan saat mendapati kerusakan kendaraan. Kamu bisa memperoleh penggantian suku cadang dan perbaikan secara menyeluruh yang ditanggung oleh pihak asuransi. 

Hanya saja, tidak setiap pengajuan klaim yang dilakukan oleh pemegang polis akan diterima oleh pihak perusahaan asuransi. Penyebabnya beragam, termasuk di antaranya adalah ketidaktahuan pemilik polis tentang prosedur cara klaim yang benar. Setiap perusahaan asuransi punya prosedur pengajuannya sendiri, termasuk ketika kamu ingin mengajukan klaim asuransi mobil RaksaOnline. 

 

 Kesalahan umum yang membuat pengajuan klaim asuransi mobil ditolak

Penolakan klaim oleh pihak perusahaan asuransi terjadi karena terdapat kesalahan prosedur yang dilakukan oleh pemilik polis. Terdapat lima kesalahan pemegang polis yang kerap membuat proses pengajuan klaim ditolak oleh pihak perusahaan, yaitu: 

1. Lewat batas waktu

Penolakan klaim dapat terjadi ketika kamu melakukan pengurusan melebihi batas waktu yang telah ditentukan. Biasanya, pihak perusahaan menetapkan batas pengajuan selama 5x24 jam. Lewat dari tenggang waktu ini, klaim yang diajukan akan dicek lebih dalam lagi oleh pihak asuransi untuk bisa dinyatakan liable atau tidak.

2. Dokumen tak lengkap

Proses pengajuan perlu dilakukan dengan menyerahkan berbagai dokumen terkait kendaraan dan pemiliknya. Kalau berkas tersebut tak dilengkapi, tak heran kalau perusahaan asuransi menolak klaim. 

3. Polis lapse

Polis lapse merupakan kondisi ketika asuransi yang kamu miliki tidak aktif. Situasi ini dapat terjadi ketika pemegang polis belum membayarkan premi. Alhasil, perusahaan asuransi tidak akan menerima permintaan penggantian suku cadang ataupun perbaikan kerusakan. 

4. Kerusakan terjadi sebelum tanda kendaraan diasuransikan

Perusahaan juga akan melakukan penolakan ketika kerusakan kendaraan terjadi sebelum pendaftaran asuransi. Terlebih lagi, pihak asuransi telah melakukan antisipasi kejadian seperti ini lewat adanya aktivitas survei oleh petugas. 

5. Ada kesengajaan melakukan perusakan

Penyebab penolakan klaim asuransi yang selanjutnya adalah karena terdapat indikasi kesengajaan pemilik kendaraan melakukan perusakan. Contoh kesengajaan seperti ini di antaranya adalah menabrakkan kendaraan, menerjang jalanan yang tengah banjir, dan lain sebagainya. 


Panduan Cara Klaim Asuransi Mobil yang Benar

RaksaOnline yang merupakan layanan resmi dari Asuransi Raksa memiliki prosedur cara klaim yang cukup jelas. Kalau mengikuti tahapan prosedur dengan benar, kamu bisa memperoleh berbagai manfaat seperti yang tertuang dalam polis. 

Prosedur yang perlu kamu jalani untuk memperoleh manfaat dari kepemilikan polis Asuransi Raksa adalah sebagai berikut: 

Klaim Kerusakan Sebagian

  • Lakukan pelaporan ke kantor Asuransi Raksa terdekat paling lambat 5x24 jam sesudah kejadian. 

  • Isi formulir klaim dengan disertai dokumen pendukung, seperti fotokopi STNK, SIM pengendara, dan KTP pemegang polis asuransi.

  • Menyetorkan Surat Tanda Penerimaan Laporan atau Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh kantor kepolisian di wilayah kejadian untuk kerusakan besar.

Klaim Kehilangan Kendaraan

Cara pengajuan klaim asuransi ketika kehilangan kendaraan tak jauh berbeda dengan tiga tahapan prosedur klaim kerusakan sebagian. Hanya saja, terdapat beberapa tahapan ekstra yang perlu dilakukan selama proses dan penyelesaian klaim, yaitu: 

  • Surat Pemblokiran yang akan dikeluarkan oleh pihak asuransi. 

  • Menyetorkan kunci kendaraan disertai faktur pembelian asli, buku KIR asli (untuk kendaraan pengangkut barang), kuitansi kosong 3 lembar, BPKB asli, STNK asli, dan kelengkapan lain. 

  • Melakukan penandatanganan kuitansi pembayaran klaim serta pernyataan penyelesaian klaim. 

Klaim Kerusakan Berat (Total Loss)

Pengajuan klaim ketika kendaraan mengalami kerusakan berat hampir sama dengan klaim kerusakan sebagian. Namun, kamu juga perlu melakukan tindakan lebih lanjut sebagai berikut: 

  • Perhitungan nilai kerusakan di bengkel mobil terdekat yang menjadi rekanan pihak asuransi. Pada tahapan ini, pihak asuransi akan melakukan penilaian apakah kerusakan termasuk dalam kategori total loss atau tidak. 

  • Ketika pihak asuransi sudah menetapkan bahwa kerusakan tersebut termasuk klaim total loss, kamu perlu menyerahkan STNK asli, BPKB asli, kunci kendaraan, faktur asli, buku KIR (bagi pemilik kendaraan pengangkut barang), 3 lembar kuitansi kosong, dan kelengkapan lain. 

  • Melakukan penandatanganan Kuitansi Pembayaran Klaim serta Pernyataan Penyelesaian Klaim. 

Nah, itulah panduan lengkap tentang cara klaim asuransi mobil yang tepat. Sebagai pelengkap, kamu juga perlu memperhatikan keberadaan biaya klaim yang perlu dibayarkan ketika melakukan pengajuan klaim. 

Semoga bermanfaat, ya.